Memilih Sprei Dengan Ranjang Tidur Yang Serasi

Posted by Blogger Name. Category:

Apakah anda sadar anda menghabiskan sepertiga dari waktu hidup anda di tempat tidur? Tempat untuk relax dan istirahat setelah sepanjang hari melakukan aktifitas. Maka buatlah tempat tidur anda senyaman mungkin untuk mendapatkan kualitas istirahat yang baik. Saya sarankan anda memiliki 2 atau lebih sprei untuk menutup tiap matras tempat tidur anda. Berikut adalah panduan dari sprei yulian yang perlu anda ketahui sebelum membeli sprei baik di toko konvensional maupun online.


Motif dan Warna

Ketika anda memasuki kamar tidur, tempat tidur akan menjadi focal point. Pastikan anda memilih motif dan warna bedding sesuai dengan tema ruangan tidur anda. Cat tembok warna natural seperti putih dan warna warna pastel akan cenderung cocok untuk lebih banyak motif dan warna sprei. Perhatikan juga luas ruangan tidur anda. Ruang tidur yang mungil lebih cocok dengan motif yang kecil kecil atau polos.

Jenis bahan

Ada beberapa jenis bahan yang ada si pasaran. Yang paling popular dipakai untuk sprei adalah bahan katun. Katun berasal dari serat kapas yang sifatnya merupakan insulator yang baik. Jenis kain ini sangat cocok dipakai di daerah tropis seperti Indonesia karena kesan adem dan mudah menyerap keringat. Serat katun juga dapat menyerap warna dengan baik sehingga motif yang bisa dihasilkan sangat beragam dengan warna yang cemerlang dan tahan lama. Namun kain katun juga mempunyai kelemahan yaitu mudah kusut dan mengalami penyusutan setelah dicuci.

Ukuran Sprei

Sebelum membeli sprei pastikan ukuran matrass tempat tidur anda. Ukuran yang umum dipakai oleh perusahaan spring bed adalah 100 x 200 cm, 120 x 200 cm, 160 x 200 cm (Queen size), 180 x 200 ( King size ) dan 200 x 200. Tinggi matrass pun berbeda-beda namun yang umum adalah 20 – 30 cm. Untuk flat bed sheet mungkin tidak begitu masalah jika ukuran sprei kita jauh lebih besar. Tapi untuk Fitted bed sheet lebar yang berbeda menentukan kerapihan pemasangan.

Semoga berguna

Info terkait - sprei yulian

0 komentar:

Post a Comment

◄ Posting Baru Posting Lama ►